Rabu, 16 Mei 2012


Bentrokan antar warga kota Ambn, 55 orang korban

AMBON-Bentrokan antar warga kembali terjadi di kota Ambon, akibatnya 55 orang terluka dan 1 orang dikabarkan tewas akibat terkena peluru senjata api. Bentrokan terjadi pada Selasa pagi, pukul 05.30 Wit saat pawai obor Pattimura dalam rangka memperingati hari Pattimura yang ke 195. Saat obor Pattimura yang dibawa dari Saparua, Maluku Tengah tiba di desa Batu Merah terjadi pertengkaran mulut antara pemuda desa Batu Merah dengan pemuda Mardika.

Pemuda Batu Merah tidak mengijinkan pemuda Mardika membawa obor tersebut ke tempat upacara di lokasi Pattimura Park dengan alasan pemuda Mardika bukan negeri atau desa adat. Pertengkaran mulut akhirnya menimbulkan bentrokan fisik antar kedua kelompok.

Kabid Humas Humas Polda Maluku, Jhon Huwae mengatakan jumlah korban sebanyak 55 orang merupakan korban luka berat dan ringan akibat terkena serpihan bom rakitan, bacokan senjata tajam, busur panah dan lemparan batu. Korban luka dirawat disejumlah rumah sakit di kota Ambon antara lain RSU Haulusi Ambon 23 orang, RST 1 orang, GPM 17 orang, Bhakti Rahayu 8 orang dan Rumah Sakit Al-Fatah 7 orang.

Selain korban luka-luka terdapat tiga rumah warga di Mardika dan puluhan kendaraan beroda dua terbakar. Korban lainnya yaitu 1 orang warga Belakang Soya dikabarkan tewas akibat kena tembakan senjata api pada saat bentrokan terjadi. Huwae menambahkan kondisi keamanan kota Ambon saat ini telah terkendali. Warga telah kembali melaksanakan rutinitasnya secara normal. Dia juga menambahkan tim Reskrim Polda Maluku saat ini sedang melakukan penyelidikan khusus guna melacak pelaku penyebab terjadinya bentrokan ini. DMS