Kamis, 24 Mei 2012


Kapolda bantah ledakan granat saat pawai obor Pattimura

AMBON-Kapolda Maluku, Syarief Gunawan membantah terjadi ledakan granat pada saat pawai obor Pattimura. Menurut Gunawan, dari hasil penyelidikan dan penyidikan sementara terhadap serpihan bahan peledak yang terjadi pada saat pawai obor pattimura diduga kuat serpihan tersebut adalah serpihan bom rakitan.

Untuk membuktikan kebenaran dari hasil penyelidikan, tim penyidik Polda Maluku akan mendatangkan tim forensic dari Mabes Polri dan tim forensic akan membuktikan serpihan tersebut apakah berasal dari granat atau bom rakitan. Sementara terkait proses penyelidikan kasus pawai obor Pattimura, Polda Maluku telah membentuk tim khusus dan tim ini sedang bekerja melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap saksi-saksi yang terlibat langsung saat terjadi kasus bentrokan.

Saat ini saksi yang diperiksa sementara masih 15 orang dan tiga orang saksi terindikasi menjadi tersangka Hasil pemeriksaan tim penyidik akan dibuka secara resmi oleh Kapolda Maluku ke publik melalui media massa cetak dan elektronik. Klarifikasi Kapolda terkait bom yang meledak pada saat pawai obor Pattimura didasarkan adanya opini yang berkembang saat ini di publik tentang ledakan tersebut adalah ledakan granat yang diduga milik aparat keamanan.DMS