Senin, 21 Mei 2012


Pengungsi 11 September aksi demo di kantor Walikota Ambon

AMBON-Puluhan pengungsi korban insiden bentrokan antar warga yang terjadi di kota Ambon 11 September 2011 melakukan aksi demo kantor walikota Ambon. Murni Kaimudin, Koordinator aksi mengatakan janji Walikota kota Ambon saat pertemuan dengan pengungsi pada bulan November 2011 telah berjanji siap memberikan ganti rugi bagi korban insiden 11 September 2011 yang mengalami kerugian kebakaran rumah, tempat usaha dan bantuan biaya pengobatan dan santunan bagi korban luka-luka dan meninggal dunia.  

Hasil keputusan Walikota menetapkan Desember 2011 seluruh kerugian pengungsi telah diselesaikan oleh Pemkot Ambon namun kenyataannya hingga saat ini tidak terealisasi janji walikota Ambon dan umumnya pengungsi 11 September belum menyelesaikan pekerjaan rumahnya akibat kekurangan anggaran. Kaimudin mengatakan tuntutan pengungsi korban bentrokan antar warga 11 Septrember 2011 antara lain mendesak walikota Ambon segera menyelesaikan pembayaran angsuran bangunan rumah pengungsi tahap ketiga dan menolak tahap keempat dan seterusnya serta menolak persyaratan lain yang bertele tele.

Segera realisasi seluruh hak pengungsi kontrakan yang telah dijanjikan oleh walikota serta pemberian biaya kontrakan tambahan selama satu tahun.Kamudin juga mendesak walikota Ambon segera ganti rugi seluruh hak-hak pengusaha tanpa terkecuali sesuai dengan janji walikota.
Menanggapi tuntutan pengungsi Batu Gantung Waringin, Sekretaris kota Ambon, A.G Latuheru mengatakan pemerintah kota siap menyelesaikan hak-hak pengungsi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kendala terlambatnya penyaluran sisa anggaran pengungsi karena hingga saat ini belum dicairkan anggarannya dari Kementerian Perumahan Rakyat dan Kementerian Sosial.

Pengungsi Waringin dan lainnya yang menjadi korban akibat insiden bentrokan antar warga 11 September 2011 di kota Ambon diminta untuk bersabar. Ditambahkannya Pemkot Ambon hingga saat masih terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait sisa anggaran pengungsi. DMS