Jumat, 18 Mei 2012


DPR RI siap panggil Kapolda Maluku dan Pangdam XVI Pattimura

AMBON-DPR RI berencana akan memanggil Pangdam XVI Pattimura dan Kapolda Maluku untuk dimintai penjelasan dan pertanggung jawabannya terhadap penanganan kasus bentrokan antar warga yang selama ini terjadi di kota Ambon. Salah satu anggota DPR RI yang berasal dari Maluku, Alexander Litaay membenarkan rencana tersebut. Menurut Litaay dirinya telah mengusulkan hal ini ke pimpinan DPR RI, dan nantinya pimpinan DPR RI akan menentukan waktu rapat evaluasi bersama antara Kapolda Maluku, Pangdam XVI Pattimura dan perwakilan dari Mabes TNI-Polri.

Dalam rapat bersama nanti DPR RI akan meminta pertanggung jawaban TNI-Polri terhadap penanganan kasus bentrokan yang terjadi di Maluku mulai dari kasus bentrokan antar warga 11 September 2011 hingga kasus bentrokan antar warga pada tanggal 15 Mei 2012 pada saat pawai Obor Pattimura.

Litaay menambahkan pengamatan DPR RI khususnya dalam kasus bentrokan antar warga 11 September 2011 hingga 15 Mei 2012 belum adanya sikap ketegasan Polri dan TNI yang mengungkap ke publik temuan hasil penyelidikan dari sejumlah kasus dengan pelaku-pelakunya. Umumnnya kasus bentrokan yang terjadi hingga berakhir tanpa kelanjutan proses hukum. sementara itu juga Polri dan dibantu TNI harus mencari akar persoalan dan pelaku dari setiap kasus bentrokan yang terjadi, bukan sebaliknya Polisi hanya menjawab masih dalam proses penyelidikan. Litaay menambahkan rakyat Maluku mengharapkan sikap tegas aparatur hukum tangkap dan adil pelaku provokator.DMS