Jumat, 18 Mei 2012


Wagub desak Polda Maluku tegas ungkap provokator bentrokaan Obor Pattimura

AMBON-Wakil gubernur Maluku, Said Assegaff mendesak Polda Maluku bersikap serius dan tegas mengusut pelaku-pelaku yang sering membuat provokasi warga kota Ambon dan Maluku pada umumnya sehingga sering terjadi insiden bentrokan antar warga. Menurut Assegaff, sikap Kepolisian saat ini sedang ditunggu oleh rakyat Maluku apakah polisi mampu atau tidak mengungkap pelaku-pelaku yang sering mengciptakan provokasi warga dan berakhir dengan bentrokan.

Menurut Assegaff yang harus dilakukan oleh Polisi yaitu usut dan ungkap keseluruh masyarakat Maluku pelaku-pelaku provokator yang selama ini tidak senang melihat warga Maluku hidup dalam kedamaian dan kerukunan. Tanpa ada pembuktian kepolisian mengungkap pelaku dibalik sejumlah kasus bentrokan antar warga yang terjadi dikota Ambon mulai dari 11 September 2011 hingga pawai Obor Pattimura 15 Mei 2012, sangat berimplikasi buruk terhadap keamanan Maluku karena pelaku provokator masih bebas berkeliaran.

Sementara terkait pelaksanaan MTQ nasional yang ke-24 pada Tangal 8 Juni 2012 menurut Assegaff, sebagai ketua panitia MTQ Nasional di kota Ambon, Assegaff mengakui hingga saat ini belum ada telpon maupun surat resmi dari ketua-ketua khafillah dari 33 provinsi yang menyatakan tidak mengikuti MTQ di kota Ambon. Assegaff memastikan peserta MTQ akan hadir sesuai dengan mata lomba yang akan diikuti. Khusus bentrokan antar warga pada saat pawai Obor Pattimura bukan bentrokan antar komunitas agama tetapi antar kelompok warga. DMS