Rabu, 29 Februari 2012


Ribuan pengungsi Maluku ancam demo Presiden saat MTQ di Ambon

Ribuan pengungsi Maluku pasca konflik kemanusian Tahun 1999 lalu yang belum mendapatkan hak-hak pengungsi berupa Bahan Bangunan Rumah (BBR) dan biaya pemberdayaan dari pemerintah mengancam akan melakukan aksi demo pada saat kedatangan Presiden RI, Susilo Bambang Yudoyono ke Maluku Juni 2012 untuk pembukaan MTQ nasional ke-24 di kota Ambon.

Ketua koalisi pengungsi Maluku, Yos Kerbulan mengatakan alasan aksi mereka terhadap Presiden yaitu menuntut Presiden dan Gubernur Maluku segera memberikan hak sisa pengungsi Maluku sebanyak 3.817 KK yang belum diberikan hak-haknya oleh pemerintah. Menurut Kerbulan sudah berulang kali mereka menuntut Gubernur Maluku dan melalui Gubernur Maluku telah membentuk tim terpadu verifikasi sisa data pengungsi Maluku tahun 2010 lalu. Sejak pembentukan tim tersebut hingga saat ini tidak ada kepastian bagi sisa pengungsi Maluku yang belum mendapatkan hak-haknya.

Kerbulan menambahkan sebelum melakukan aksi demo pada saat pembukaan MTQ nasional di kota Ambon, ribuan pengungsi dalam waktu dekat ini akan melakukan aksi demo menduduki kantor Gubernur dan DPRD Maluku. Aksi ini sebagai sikap protes mereka terhadap kinerja Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu dan ketua DPRD Maluku Fatani Sahulauw yang tidak mampu merealisasi  aspirasi ribuan KK sisa pengungsi Maluku pasca tragedi kemanusiaan 1999 lalu. DMS