Sabtu, 14 Januari 2012


7 dari 100 calon Mahasiswa Maluku konsumsi Narkoba

Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)Maluku, Beny Pattiasina mengaku hingga akhir Desember 2011 provinsi Maluku masih masuk urutan III besar nasional pengguna Narkoba untuk umum dan II besar nasional untuk tingkat pelajar. Menurut Pattiasina angka ini menunjukan tidak adanya penurunan pengguna Narkoba di Maluku, pasalnya angka tiga besar ditetapkan BNN pada awal tahun 2011, dimana Maluku urutan tiga setelah DKI dan Jogja.

Pattiasina mengatakan salah satu faktor utama penyebab tingginya angka pengguna Narkoba di Maluku yaitu kebiasan masyarakat Maluku yang suka mengkonsumsi Miras. Kebiasan ini menciptakan prilaku untuk mengkonsumsi Narkoba.
Pattiasina menambahkan pada kalangan pelajar dan mahasiswa Maluku diketahui terbesar kedua pengguna Narkoba setelah NTB melalui hasil survei.

Salah satu survei yang dilakukan BNNP Maluku yaitu pada saat ujian masuk perguruan tinggi ditemukan 7 orang dari 100 orang calon mahasiswa menkonsumsi Narkoba. Tingginya angka pengguna Narkoba pada kalangan pelajar dan mahasiswa sangat berpengaruh pada SDM, Alasannya orang yang menkonsumsi Narkoba mengakibatkan potensi SDM mengalami penurunan yang drastis akibat tingkat kecerdasan berkurang.

Langkah yang akan dilakukan oleh BNNP Maluku bersama pemerintah provinsi Maluku yaitu akan meningkatkan program sosialisasi anti Narkoba pada kalangan siswa dan mahasiswa. Langkah lain yaitu perlu adanya perhatian serius setiap orang tua siswa mengontrol dan membina siswa agar tidak menkonsumsi Narkoba.(DMS FM)