Rabu, 04 Januari 2012


DPR RI siap panggil Kapolda Maluku dan Kapolri

DPR RI siap memanggil Kapolda Maluku dan Kapolri untuk mempertanggung jawabkan proses hukum pasca insiden bentrokan antar warga kota Ambon 11 September 2011. Alex Litay, salah satu  anggota DPR RI mengatakan pasca bentrokan antar warga kota Ambon 11 September 2011 hingga saat ini, Kepolisian daerah Maluku dan Mabes Polri tidak mampu mengungkap pelaku provokator penyebab terjadinya bentrokan antar warga kota Ambon.

Sebelumnya Kapolri, Timur Pradopo saat berkunjung ke Maluku pasca insiden bentrokan antar warga kota Ambon 11 September telah berjanji akan mengusut pelaku provokator hingga proses hukum. Menurut Litay saat ini DPR RI sedang melaksanakan reses 2012, salah satu hasil reses yang akan dibawahnya untuk dibahas di tingkat pembahasan DPR RI adalah masalah belum terungkapnya pelaku penyebab terjadinya konflik antar warga kota Ambon 11 September 2011 dan beberapa kasus bentrokan pasca 11 September 2011. 

Dia menambahkan Kepolisian mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga menemukan pelaku dibalik sejumlah kasus bentrokan antar warga kota Ambon. Seharusnya Polisi telah mengungkap ke publik pelaku-pelaku yang diindikasikan sebagai penyebab terjadinya konflik, namun hingga saat ini Polda Maluku dan Mabes Polri tidak mampu menangkap pelaku dan melakukan proses hukum terhadap mereka.

Litay mengatakan secara kelembagaan, hal ini patut ditindak lanjut DPR RI dengan memanggil Kapolda  Maluku dan Kapolri untuk mempertanggung jawabkannya. Selain Kapolda dan Kapolri, DPR RI juga akan memanggil Pangdam XVI Pattimura dan Panglima TNI terkait bentrokan insiden 11 September 2011 di kota Ambon. Menurut Litay TNI sebagai penopang Polri dalam mengamankan dan menelusuri pelaku penyebab terjadinya konflik antar warga di kota Ambon maka TNI juga harus bertanggung jawab terhadap keamanan warga kota Ambon. Olehnya TNI-Polri diminta bertanggung jawab atas belum ditangkapnya pelaku provokator bentrokan antar warga kota Ambon.(DMS FM)