Selasa, 20 Desember 2011


Polda Maluku sita ratusan senjata dan bom rakitan, konflik Porto dan Haria

Polda Maluku sita ratusan senjata api dan bom konflik Negeri Porto dan Haria Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah. Kapolda Maluku Syarief Gunawan mengatakan, hasil sitaan maupun penyerahan senjata secara langsung dari warga kedua Negeri yaitu Porto dan Haria, ditemukan 61 bom rakitan, 45 senjata api rakitan, laras panjang. 7 pistol rakitan, 4 senapan angin,  267 anak panah,  281 butir amunisi campuran, 297 panah wayar, 8 katapel besar untuk pelontar bom, 18 katapel kecil, dan 469 buah busur panah. Semua hasil sitaan kini telah diamankan di Polres pulau Ambon dan pulau-pulau Lease.

Gunawan menambahkan, Polisi juga mengagalkan pengiriman ratusan amunisi peluru dari berbagai jenis oleh salah satu pelaku dari kota Ambon ke Saparua. pelaku telah berhasil ditangkap Polisi dan diamankan di Polres pulau Ambon dan pulau-pulau Lease untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan sesuai hukum. Sementara ratusan butir peluru yang akan dikirimkan ke Porto dan Haria telah ditemukan Polisi dalam laut. Sebelumnnya amunisi yang akan dikirim, dibuang oleh pelaku kedalam laut saat Polisi melakukan penangkapan.

Hasil sitaan senjata api rakitan, bom dan lainnya akan dimusnahkan dalam operasi lilin Siwalima dalam waktu dekat ini. Gunawan menambahkan, keamanan kedua negeri saat ini telah membaik, dan telah dilakukan kesepakatan berdamai oleh tokoh masyarakat kedua negeri yang bertikai.(DMS FM)