Minggu, 18 Desember 2011


DPRD kota Ambon pertanyakan kinerja Polisi

DPRD kota Ambon meragukan kinerja aparat Polres pulau Ambon dan pulau-pulau Lease dan Polda Maluku. Ayub Leasa, salah satu anggota DPRD kota Ambon dari daerah pemilihan kecamatan Nusaniwe mengatakan beberapa kasus kriminal yang berakhir dengan terjadinya bentrokan antar warga kota Ambon seharusnya mampu diatasi oleh aparat Kepolisian maupun TNI.

Secara khusus Kepolisian yang saat ini mempunyai tanggung jawab penuh dalam mengatasi berbagai kasus yang terjadi di kota Ambon, seharusnya mampu menunjukan kinerjanya dengan mengungkap orang-orang yang membuat provokasi warga sehingga kasus kriminal berakhir dengan kasus bentrokan antar warga kota Ambon.

Dia juga mengatakan dari berbagai kasus kriminal yang terjadi, Polisi tidak mampu mengungkap pelaku tindak kriminal dalam beberapa kasus. Menurutnya, kinerja Kepolisian yang tidak mampu mengungkap pelaku-pelaku tindak kriminal, membuka ruang bagi provokator untuk memainkan perannya menghasut warga kota Ambon.

Leasa menambahkan sebagai wakil rakyat, dirinya menanti komitmen Polisi yang mengatakan akan melakukan proses penyelidikan pelaku kriminal baik dari kasus Lakalantas Gunung Nona hingga kasus penganiayaan berat terhadap sopir angkot Kudamati hingga tewas pada beberapa hari yang lalu.

Khusus bagi warga kota Ambon, Leasa meminta warga tetap pertahankan tali persaudaraan yang telah terbina secara baik selama ini. Sejumlah kasus yang terjadi, terindikasi adanya keterlibatn oknum-oknum tertentu yang mencoba membuat berbagai propaganda dengan tujuan terjadi konflik kembali di kota Ambon dan Maluku pada umumnya.(DMS FM)