Jumat, 16 Desember 2011


Pengamanan kota Ambon diperketat pasca meninggalnya salah satu warga kota Ambon akibat ditikam

Pasca meninggalnya Rivaldo Petta pengemudi angkutan kota jurusan Kudamati, pengamanan kota Ambon diperketat. Kapolres Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease, Suhar Wiyono mengatakan anggota Polisi dibantu anggota TNI saat ini telah menambah personil untuk mengamankan beberapa titik di kota Ambon yang dianggap sering terjadinya bentrokan antar warga.

Penambahan personil anggota TNI/Polri bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dan mengantisipasi terjadinya tindakan provokatif dalam bentuk tindakan kriminal yang dilakukan oleh provokator. Polisi menurunkan sebanyak 21 SST dari satuan Shabara Perintis dibantu satuan Brimob Polda Maluku yang telah ditempatkan disejumlah titik kerawananan terjadi bentrokan antar warga.

Sementara terkait proses lanjutan dari kasus kematian Rivaldo Petta polisi menemukan data korban adalah sopir bantu. korban diketahui menggantikan temannya sebagai pengemudi pada pukul 12 siang hingga akhirnya mengalami musibah penganiayaan berat pada pukul 20.30 Rabu malam WIT. Sampai saat ini pihak kepolisian baru memeriksa satu saksi yang merupakan teman korban sendiri. Kapolres menambahkan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman dari keterangan saksi untuk dikembangkan sehingga secepat mungkin di temukan pelakunya.(DMS FM)