Minggu, 18 Desember 2011


Korban bentrokan antar warga 11 September  kekurangan anggaran membangun rumah

Korban rumah rusak total akibat bentrokan antar warga kota Ambon 11 September 2011 mengeluh kekurangan anggaran untuk membangun kembali rumah mereka yang rusak total. Rusly ketua RT.01 kelurahan Wainitu, kecamatan Nusaniwe mengatakan. Pembangunan rumah warganya yang menjadi korban bentrokan 11 Sptember kini telah mencapai 50 persen, bagi korban rumah rusak ringan dan berat.

Sementara korban rumah rusak total masih mengalami kendala kekurangan anggaran, pasalnya menurut ketua posko penanganan pengungsi kota Ambon, anggaran susulan belum dicairkan dari pemerintah pusat.

Hal yang sama dibenarkan oleh Wakil Gubernur Maluku, Said Assagaff. Menurut Assagaff hingga saat ini bantuan anggaran pengungsi yang telah dijanjikan dari Kementerian Perumahan Rakyat sebesar lebih dari Rp.2 milyar dan Menkokesra sebesar lebih dari Rp.3 milyar belum masuk ke kas daerah.

Assagaff menambahkan dirinya akan melakukan koordinasi kembali dengan kedua Menteri dan meminta secepatnya anggaran pengungsi dicairkan karena target pemerintah provinsi Maluku, pembangunan kembali rumah warga yang rusak akibat bentrokan antar warga kota Ambon pada 11 September 2011 akan selesai diakhir Desember 2011.(DMS FM)