Jumat, 02 Desember 2011


POLDA Maluku kerahkan dua pleton polisi amankan bentrokan warga desa Porto-Haria

Kepolisian Daerah (Polda) Maluku kerahkan 2 pleton tambahan dari satuan Shabara Perintis ke kecamatan Saparua kabupaten Maluku Tengah untuk mengamankan bentrokan antar warga desa Porto dan Haria yang masih berkelanjutan sejak bulan September lalu. Kabid Humas Polda Maluku, Johanes Huwae mengatakan dua pleton yang diturunkan Polda Maluku untuk membantu pengamanan warga desa Porto dan Haria yang masih bentrok hingga saat ini.

Selain anggota polisi, sejumlah petinggi Polda Maluku juga diturunkan langsung ke TKP diantaranya, Wadir Intel, Karo Ops, Kasat Brimob Polda Maluku dan Kapolres pulau Ambon dan pulau pulau Lease. Huwae mengatakan jumlah personil polisi yang telah diturunkan dan masih melakukan penjagaan di Porto dan Haria sebanyak tiga pleton yang terdiri dari 1 pleton Brimob Polda Maluku dan 2 pleton Shabara Perintis Polda Maluku bersama anggota Polres pulau Ambon dan pulau pulau Lease.

Huwae menambahkan pengerahan tambahan dua pleton Shabara Perintis Polda Maluku dilakukan karena telah jatuh dua korban jiwa pada bentrokan Kamis pagi. Akibatnya situasi kian memanas antar kedua belah pihak dan terjadi saling serang dengan menggunakan senjata api serta bom rakitan. Sementara laporan kriminal Polda Maluku menyebutkan bentrokan Kamis pagi terhitung 70 kali ledakan bom rakitan dan ratusan kali bunyi tembakan senjata api dari kedua belah pihak.

Bentrokan antar warga desa Porto dan Haria adalah bentrokan sejak beberapa tahun lalu dan hingga kini pemerintah provinsi Maluku dan kabupaten Maluku Tengah bersama tokoh adat, agama dan masyarakat kedua desa belum menemukan kata sepakat untuk mengakhiri pertikaian.(DMS FM)