Selasa, 22 November 2011


Puluhan Pemuda SBT Demo Kejati Maluku Usut Kasus Korupsi di SBT

Puluhan Pemuda dari kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang tergabung dalam Front Pembebasan Rakyat menggelar aksi demo di Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku. Dalam Aksi tersebut Pendemo sempat mencoba merobohkan pagar besi karena ditutup oleh petugas Kejaksaan. Aksi yang dikawal ketat aparat kepolisian ini menuntut Kejaksaan Tinggi Maluku mengungkap berbagai kasus korupsi di kabupaten Seram Bagian Timur yang menyeret sejumlah nama seperti Bupati Seram Bagian Timur, Abdullah Vanath dan Wakilnya Siti Umuria Suruwaky, Sekda SBT dan Bendahara.

Setelah dipertemukan dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Efendi Harahap perwakilan pendemo melaporkan sejumlah kasus korupsi di SBT yakni, pemotongan gaji pegawai 2,5 persen. Pembangunan 3 jembatan Waisalas, Waimer dan Wainif. Mereka juga melaporkan kasus tidak dibayarkannya rapel pengangkatan 400 pegawai negeri golongan 3 dari bulan Maret 2009 hingga April 2010 serta kasus pemotongan subsidi 147 desa sebesar 4,5 juta perdesa. Dimana setiap desa seharusnya menerima 10 juta namun hanya disalurkan 5,5 juta. Dari hasil laporan kasus ini terjadi atas intruksi Bupati SBT, Abdullah Vanath.

Menanggapi Aksi demo dan laporan pendemo, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku berjanji akan terus mengusus kasus tersebut hingga tuntas. Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Efendi Harapan mengaku pengusutan kasus korupsi di Maluku terkendala masalah anggaran dan keamanan petugas penyidik. Dalam beberapa kasus dia mengaku petugas penyidik sering terancam nyawanya. Namun demikian dia berjanji akan serius menangani kasus-kasus korupsi di Maluku.(DMS FM)