Jumat, 21 Oktober 2011


KAPOLDA DIMINTA WASPADA AKSI PROVOKATOR DI MALUKU

Kepolisian Daerah Maluku diminta mewaspadai aksi provokator yang mulai marak terjadi di kota Ambon. Gubernur Maluku dan Muspekot Ambon serta sejumlah Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat meminta Kapolda Maluku meningkatkan kewaspadaan dan intelejen untuk mengantisipasi kemungkinan aksi teror yang kemungkinan besar masih akan terus terjadi di Maluku.

Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu mengatakan masalah sekecil apapun dan tindakan kriminal harus diwaspadai karena bisa menjadi pemicu konflik antar warga. Polda Maluku juga diminta mampu mengungkap berbagai aksi teror yang terjadi belakangan ini.

Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu juga meminta masyarakat untuk menjadikan terorisme dan provokator sebagai musuh bersama. Kewaspadaan masyarakat sangat penting dalam upaya mengantisipasi berbagai aksi provokasi di tengah masyarakat. Ralahalu berharap Masyarakat tetap memiliki ketahanan yang kuat dalam menyikapi berbagai aksi teror dan provokasi yang marak terjadi akhir-akhir ini.

Sementara itu Ketua DPRD Maluku Fatani Sohilauw mengatakan pihak Kejaksaan Tinggi juga telah menyatakan siap melakukan penegakkan hukum terhadap pelaku aksi teror dan provokator. Menurut Dia Kejati harus mampu menuntut seberat-beratnya terhadap para pelaku hingga dikirim ke nusa kambangan.(DMS FM)