Sabtu, 15 Oktober 2011


DINAS SOSIAL KOTA AMBON DAN PROVINSI  DINILAI TIDAK SERIUS TANGANI PENGUNGSI

Gerakan Pemuda Ansor Maluku menilai Dinas Sosial Kota Ambon dan Provionsi Maluku tidak serius melakukan penangnan pengungsi  insiden bentrokan antar warga Kota Ambon 11 September 2011 yang lalu.

Bendahara umum Gerakan Pemuda Ansor Maluku Boy Latuconsina mengatakan Gubernur dan Walikota Ambon harus melakukan evaluasi kinerja terhadap Dinas Sosial Provinsi Maluku dan Kota Ambon karena tidak serius menangani pengungsi.

Akibatnya ada pengungsi yang mengeluhkan diberikan makan yang kadaluarsa maupun adanya keluhan pegungsi akibat kehabisan Sembako. Menurut Latuconsina kinerja Dinas Sosial patut dipertanyakan.

Selain menyoroti kinerja Dinas Sosial Kota Ambon dan Provinsi Maluku Latuconsina juga menilai DPRD baik Kota Ambon dan Provinsi Maluku   tidak hanya menjadikan Pengungsi sebagai komditi Politik namun mereka adalah akses Politik yang harus diperhatikan secara serius.

Tidak adanya sikap tegas secara politik oleh DPRD baik Kota Ambon dan Provinsi Maluku dinilai tidak bertangung jawab terhadap Rakyat yang telah memilih mereka.

Menurutnya Seharusnya DPRD memepunyai peran penting mengontrol secara langsung kehidupan pengungsi yang saat ini sementara ditampung di sejumlah tempat penampungan di Kota Ambon agar tidak ada keluhan kekurangan makan maupun Sembako dari pengungsi.( DMS FM )