Kamis, 15 September 2011


MAJELIS LATUPATI MALUKU KELUARKAN MAKLUMAT

Paska Bentrok Antar Warga di Kota Ambon Pada 11 September 2011, Majelis Latupati Maluku Mengeluarkan Maklumat dan didedarkan keseluruh Wilayah Pemerintah Adat Negeri di Maluku dan khsusunya Kota Ambon.

Ketua Majelis Latupati Maluku Bonifaxius Silooy Raja Negeri Amahusu dan Sekeratris umum Majelis Latupati Jhon K Pattisahusiwa Raja Siri Sori Islam dalam enam Maklumatnya menegaskan Mengtitahkan kepada semua Masyarkat Adat di Maluku dan khsusunya Kota Ambon untuk tidak terpropvokasi isu-isu yang menghancurkan dan memecahkan kerukunan hidup serta tatanan Adat dan Budaya.

Mengtitahkan kepada semua Masyarkat adat untuk membantu Pemerintah daerah dan Pemerintah Negeri masing masing dengan menjaga dan menjamin Kambtibmas dalam wilayah Hukum Adat Negeri masing masing.

Diharapkan agar tidak Memblokir jalan jalan umum  dan menjamin keamanan. Akses tranportasi bagi setiap orang yang beraktivitas dalam Wilayah Hukum Adat Negeri masing masing.

Selanjutnya Majelis Latupati memaklumatkan Apabila ditemukan adanya Provokator yang menyebarkan Isu Isu bernada Provokatif baik lewat sms maupun media lainnya untuk segera ditangkap dan atau dilaporkan ke pihak keamanan setempat.

Sementara itu Juga Para Toko Agama, Dari MUI Maluku, Sinode GPM Maluku, Keuskupan Amboina, Walubi Maluku, PHDI Maluku, dan FKUB Maluku,  Mengeluarkan Himbauwan

Di anataranya, Agar Seluruh Masyarakat Maluku Kususnya Kota Ambon tidak mudah mempercayai Isu-Isu dari Pihak Yang tidak bertanggung jawab, Serta Menyerahkan Seluruh Masalah Yang terjadi kepada pihak yang Berwajib.

Kepada Seluruh Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Dan Organisasi Kemasyarakatan untuk dapat menjaga situasi dan ketertiban serta dapat mengayomi Umatnya masing-masing. ( DMS FM )